Search

Category

Personal

Where The Magic Happens.

A little sneak peak of my bedroom studio.

The recording booth.

The world is not enough.

Some stuff on the bookshelf.

Masjidil Haram 2004

Menangis di depan Ka’bah serasa membuat saya kembali ke umur 3 tahun. Merengek di pangkuan ibu karena sakit sewaktu terjatuh atau karena rindu saja pada ibu kenapa beliau lama sekali pulang dari kantor. Sementara ibu hanya tersenyum sambil mengelus-elus punggung saya.

Hanya kali ini bukan ibu yang mengelus punggung saya.

Lega sekali rasanya.

Blog Saya Yang Ke-sekian….

Ini adalah ke 5 kalinya saya membuat blog. Sebelumnya sempat punya yang di Multiply, Friendster, Blogspot dan sekali di WordPress juga, namun semuanya saya hapus. Blog-blog itu dihapus karena pada akhirnya saya tidak begitu happy dengan konten yang saya tulis. Blog-blog saya yang sudah-sudah selalu bertuliskan komplain-komplain sinis saya tentang berbagai hal, dan akhirnya saya sendiri gerah dengan besarnya energi negatif di blog-blog tadi, so…they’re gone now.

Satu hal lain yang membuat saya tidak begitu ingin membuat blog adalah saya pikir saya tidak begitu suka dan pandai menulis, terutama menulis panjang lebar, jadi buat apa punya blog? Toh saya juga memiliki account di situs-situs sosial networking yang umum seperti MySpace, Facebook, Friendster dan yang terbaru Plurk.

Lantas, kenapa bikin blog lagi?

Ya, karena lagi pengen aja. Kebetulan / kadang suka ada pemikiran-pemikiran panjang dan pendapat-pendapat simpel yang bisa jadi cukup fun untuk di share.

Mudah-mudahan tulisan-tulisan di blog saya kali ini bisa lebih positif, mature dan panjang umur.

So, let’s start blogging.

Up ↑